Kanker Usus Besar

Gejala yang ditimbulkan penyakit ini tergantung pada lokasi dan stadium tumor. Pada umumnya, pertumbuhan tumor terjadi pada sisi kanan dan kiri kolon dan menyebabkan gejala yang masing-masing berbeda. Tumor pada sisi sebelah kiri kolon menyebabkan gejala perdarahan pada rektum, kram lambung, sembelit, diare, feses bercampur lendir dan darah, dan sakit pada perut kiri bagian bawah.

Tumor sebelah kanan menyebabkan gejala seperti feses berwarna hitam, anemia, dan kram lambung. Pada stadium lanjut, gejala yang ditunjukkan meliputi rasa lelah, sesak nafas, vertigo, hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan, muntah, dan kadang diare atau sembelit.

Apa penyebab kanker usus besar? Walaupun belum diketahui secara pasti penyebab dari kanker jenis ini, tetapi ada beberapa hal yang diduga secara kuat menimbulkan penyakit ini yakni: 1. Kontak dengan zat-zat kimia tertentu seperti logam berat, toksin, dan ototoksin serta gelombang elektromagnetik. 2. Pola makan yang buruk antara lain terlalu banyak daging dan lemak yang tidak diimbangi buah dan sayuran segar yang banyak mengandung serat. 3. Lemak jenuh dan asam lemak omega-6 (asam linol). 4. Minuman beralkohol, khususnya bir. Usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan resiko menderita kanker usus besar. 5. Obesitas (kegemukan). 6. Jarang melakukan aktifitas fisik seperti berolahraga.

Ada beberapa faktor resiko bagi seseorang terserang penyakit ini yakni: 1. Memiliki riwayat gangguan pencernaan. 2. Riwayat keluarga yang memiliki penyakit ini. 3. Resiko lebih besar pada usia si atas 40 tahun. 4. Merokok. 5. Pernah memiliki polip di usus.

Bagaimana dengan pencegahan kanker usus besar? Pencegahan dapat dilakukan dengan:

  1. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat.
  2. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi.
  3. Menghindari rokok dan minum alkohol secara berlebihan.
  4. Melakukan olahraga secara teratur.
  5. Konsumsi kalsium dan asam folat.
  6. Segera lakukan Kolonoskopi dan Polipektomi pada pasien yang ditemukan adanya polip pada usus.

Sumber:www.deherba.com

Leave a Reply