Begini Caranya Kalau Tunanetra Mendeteksi Nominal Uang

Pernahkah pembaca membayangkan seperti apa keseharian seorang penyandang tunanetra seperti saya ini. Maksud saya, bagaimana seorang tunanetra melakukan kegiatan sehari hari seperti masak, bersih bersih, cuci baju, belanja, dan lain sebagainya? Mungkin sobat yang memiliki saudara ataupun kenalan seorang tunanetra sudah tidak heran. Tapi yang lain? Sepertinya jangankan ngebayangin, kepikiran pun tidak. Iya kan? Tapi sudahlah, saya tidak akan membahas itu sekarang ini, tapi sedikit ada hubungannya sih. Ya, yang sepele aja nih, kepikiran nggak bagaimana seorang tunanetra mengetahui nominal uang? "Kan bisa nanya istri, anak, tetangga, temen, pacar dll kan mas?" La iya kalau istri, anak, tetangga temen, dll nya ada. La kalau mereka semua pas nggak ada gimana? La kalo yang ada cuma penipu gimana? "Kan bisa diraba kan mas? Pemerintah udah baik kan ngasih kode timbul pada setiap masing masing nominal uang kertas lo, wah masnya yang nulis nggak update nih!" Iya kalo uangnya masih baru dan mulus. La kalo uang udah lecek gimana? Toh saya tetep berterimakasih pada pemerintah, dengan kebijakan uang kertas yang disertai kode timbul ini artinya pemerintah memikirkan orang seperti saya, dan itupun artinya kita dianggap ada. " ya iyalah mas, hidup pemerintah!" Tapi jangan bayangkan ngeraba itu mudah. Tidak secepat indra penglihatan ketika indra peraba mengirimkan inpuls keotak untuk diterjemahkan oleh otak inpuls hasil rabaan tadi. Intinya kelamaan deh, belum lagi ditambah kondisi uang kertas yang mungkin sudah lusuh, lecek, kusut, kisut kumwl, atau berjamur. Hehe. "Oh gitu ya mas, lalu masnya maunya gimana? Terus sebenernya ini mau nulis apa? Kok kayak muter muter ya."

Setelah beberapa waktu lalu saya sempet sedikit membahas tentang sebuah aplikasi android yang memungkinkan tunanetra bisa menggunakan smartfone berbasis android, pada kesempatan kali ini saya akan membhas tentang sebuah aplikasi android yang didesain khusus agar penyandang tunanetra dapat mengenali nominal uang kertas Rupiah dengan lebih mudah. Sebuah Aplikasi yang akan membaca setiap citra uang kertas Rupiah yang selanjutnya akan dikonversikan dalam bentuk suara nominal uang kertas Rupiah tersebut. Mantap deh, apalagi ini adalah karya anak bangsa. Huhu keren kan? Hidup anak bangsa!

: AMR (Android Money Recodnized) Aplikasi pendeteksi nominal uang untuk tunanetra

Aplikasi dengan keluaran audio ini merupakan suatu aplikasi pendeteksi nomimal uang kertas yang cara kerjanya berdasarkan pada ciri uang kertas dengan menganalisa warna dan pola gambar pada uang kertas tersebut yang kemudian diubah dalam bentuk audio. Aplikasi ini berjalan pada perangkat mobile atau smart phone dengan sistem operasi android Minimal Android Version 2.3.1 Gingerbread. Kamera pada Android digunakan sebagai media pendeteksi uang kertas dan menghasilkan citra yang kemudian akan diproses untuk dikenali. Hasil pengenalan citra yang cocok akan dirubah menjadi audio untuk disampaikan ke pengguna (tunanetra). Aplikasi ini mampu mengenali uang dengan cepat dan dilengkapai juga dengan fitur aotofokus kamera . Aplikasi ini akan otomatis menyalakan flashlight sehingga memungkinkan juga dipakai di tempat yang gelap.

screenshot
screenshot
screenshot
screenshot

Selain mata uang rupiah, AMR juga dapat mengenali uang yang ada di seluruh dunia. Aplikasi yang ikut serta meramaikan dalam ajang Liga Digital ini pertama kali diujicobakan di YPAP (Yayasan Pendidikan Anak-Anak Buta ) Surabaya yang terletak di Jalan Arif Rachmat No 14 Surabaya dan diuji juga di UPTD Terbesar SeIndonesia yang terletak di Kab. Malang yaitu di Jalan Beringin no.13 Malang . Untuk penggunaannya pun cukup mudah. Kita tinggal membuka aplikasi ini lalu tunggu beberapa detik sampai terdengar ucapan/suara yang mengatakan "Selamat Datang", setelah itu hadapkan atau dekatkan uang yang akan d cek nominalnya ke kamera , dan seketika AMR akan mengucapkan nominal uang tersebut. Penasaran kan?

"Kalau uang logam gimana mas?" Saya sendiri belum pernah nyoba untuk uang logam sih. Nantilah tak coba. "O gitu ya mas, tapi saran saya jangan coba mas!" Kenapa emang om? "Nanti aplikasinya malah bilang "mau kerokan?" gitu.hehe. la terus kalau uang palsu gimana mas?" Aduh itu juga belum coba, soalnya gak ada sample uang palsunya gitu, dan jangan sampailah dapat uang palsu. Tapi denger denger sih sudah bisa deteksi uang palsu, jadi kalau uang palsu aplikasinya nggak bunyi gitu.

Dan pada ahirnya saya ahiri postingan kali ini, soalnya capek cuma ngetik pake hp, semenjak laptop dicuri orang belum bisa beli lagi. :) Semoga menambah wawasan, dan jangan lupa kasih dukungan untuk pengembang aplikasi ini menimal kasih bintang lah aplikasi ini di Playstore. Terimakasih.

Related Posts

Comments